kamu dan dia

Tentang kamu dan dia

Aku hanya bisa berdoa

Semoga kebahagiaan selalu tercipta

Antara kalian berdua

 

Dan aku,

Biarkan terus berjibaku

Menahan rindu, memendam pilu

 

Berbahagialah kekasihku

 

Ciganjur, 6- September-2017

 

Advertisements

Purnama

Biarkan aku termenung di tenangmu, bersama penyesalan yang terus melucuti setiap benakku. Hingga mentari menyadarkanku tentang arti sebuah kerelaan. Duhai sang purnama, aku tenang bersamamu.

Istirahat lah!

Diantara ribuan kata yang kurangkai menjadi puisi, dan diantara rima yang tercipta. Percayalah kasihku, kau ada diantaranya.

Malam ini, ku rangkai kan untuk menghantarkanmu menjemput mimpi

Tidurlah dengan tenang
Biarkan doa doaku menyakinkan keraguanmu, lewat bunga tidur yang tuhan hadiahkan untuk menghiasi tidurmu

Asal sama

Terlalu mengedepankan diksi
Hingga lupa pada isi

Penyair masa kini
Termasuk saya pribadi

Penulis amatir
Asal mikir
Berharap hasilnya; luar biasa

Asal enak di dengar
Langsung beranjak
Dan menulis dengan bijak

Terlalu mengedapan diksi
Hingga lupa pada isi

 

 

Akui

Ayo akui saja Anjing
Bahwa kau tercipta sebagai Anjing
Kau bukan tumbuhan
Kau bukan manusia
Tapi kau, Anjing

Ayo, akui saja !
Sebab kini, sudah terlalu banyak anjing yang kehilangan keanjingannya

Kau kemana, Anjing !

Misuh, 2018

Sial

Malam semakin mencekam
Segala yang terpendam, menyeruak mengisi seluruh ruangan
Di sudut, di kaki kaki langit, di bantal guling,
Di atas kasur, di sela sela slimut beronamen mc queen
Tampak begitu jelas bayang wajahmu, kasih

Di balik pintu berkanvas merah
Hati yang tertusuk sembilu
Benak yang masih saja tentangmu

Bergerak melangkah meninggalkan resah

Hendak menyentuh
Namun angin sialan itu,
Berbisik dan menyadarkan aku dari ilusiku

Sialan
Angin yang sialan

Kemari lah

Duduk lah
Jangan risau
Biar ku siram hatimu yang keras itu
Dengan segelas kopi panas di pagi ini
Ku harap setelahnya, hatimu tak sekeras batu yang berjejer tegak di sungai sungai itu

Dan aku, bisa masuk ke hatimu, membersihkan puing puing yang hancur dihatam kerasnya kenyataan

Hai kau,,